Wilayah Jawa Tengah & DIY · lima kota
Dari dermaga Tanjung Mas di ketinggian 15 meter sampai lereng Merbabu di 750 meter, Jawa Tengah menahan selisih air masuk delapan derajat dalam radius 60 kilometer. Selisih itu mengubah beban bak 400 liter dari 516 watt di Semarang menjadi 432 watt di Salatiga.

Ice bath Semarang: air masuk 28-30 derajat, beban 516 watt, chiller 1,5 PK, listrik Rp 214 ribu sebulan.
Lihat →
Ice bath Solo: air 27-29 derajat, chiller 1,5 PK, Rp 208 ribu sebulan, bodi bersegmen untuk pintu 90 cm.
Lihat →
Ice bath Yogyakarta: bodi kayu jati untuk studio dan homestay, chiller 1,5 PK, listrik Rp 208 ribu sebulan.
Lihat →
Ice bath Magelang: air pegunungan 24-26 derajat, beban 460 watt, listrik Rp 189 ribu sebulan, 22 hari kerja.
Lihat →
Ice bath Salatiga: air 22-24 derajat, beban 432 watt, listrik Rp 177 ribu sebulan — paling ringan di Jawa Tengah.
Lihat →Jawa Tengah bersama DIY muat dalam kotak 200 kali 120 kilometer, tapi di dalamnya ada dermaga Tanjung Mas di ketinggian 15 meter dan lereng Merbabu di 750 meter. Air ledeng di Semarang keluar pada 28-30 derajat, di Salatiga 22-24 derajat. Untuk bak 400 liter tertutup yang ditahan di 5 derajat, selisih delapan derajat itu berarti beban 516 watt melawan 432 watt, dan tagihan listrik Rp 214 ribu melawan Rp 177 ribu setiap bulan.
| Kota | Ketinggian | Air masuk | Beban 400 L | Chiller | Turun ke 5 °C | Listrik/bulan | Waktu kerja |
|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Semarang | 15 m | 28-30 °C | 516 W | 1,5 PK | 7,8 jam | Rp 214 ribu | 20 hari |
| Solo | 92 m | 27-29 °C | 502 W | 1,5 PK | 7,4 jam | Rp 208 ribu | 20 hari |
| Yogyakarta | 113 m | 27-29 °C | 502 W | 1,5 PK | 7,2 jam | Rp 208 ribu | 20 hari |
| Magelang | 380 m | 24-26 °C | 460 W | 1,5 PK | 5,8 jam | Rp 189 ribu | 22 hari |
| Salatiga | 750 m | 22-24 °C | 432 W | 1,5 PK | 4,9 jam | Rp 177 ribu | 22 hari |
Lima kota, satu ukuran chiller. Itu bukan kemalasan menghitung: pada volume 400 liter, batas antara 1,5 PK dan satu tingkat di bawahnya jatuh di sekitar 260 liter untuk dataran rendah panas, dan kelima kota masih berada di sisi yang sama. Yang benar-benar berubah adalah lama pengisian pertama — 7,8 jam di Semarang, 4,9 jam di Salatiga — dan biaya listrik yang selisihnya Rp 444 ribu setahun. Begitu volumenya naik ke 600 liter, barulah peta ini pecah: Semarang butuh 3 PK, Salatiga cukup 1,5 PK, dan selisih harga unitnya Rp 22 juta.
Dua kawasan kami tulis halamannya sendiri karena angkanya benar-benar berbeda dari kota induk. Banyumanik berdiri di 250 meter dengan air masuk 26 derajat, dan Sleman membentang sampai Kaliurang di 900 meter tempat air turun ke 21 derajat. Di kedua alamat itu ada volume tertentu di mana chiller yang kami tawarkan turun satu tingkat dibanding pusat kotanya masing-masing.
Di Jabodetabek pertanyaan pertama kami adalah daya listrik. Di Jawa Tengah pertanyaan pertama adalah lebar pintu. Rumah limasan di Laweyan, joglo di Kotagede, dan rumah lama di sekitar Alun-alun Magelang hampir selalu punya halaman dalam yang cocok untuk bak es — teduh sepanjang hari, tertutup dari jalan, lantainya sudah diplester — tapi satu-satunya jalan ke sana adalah pintu kayu selebar 85-95 sentimeter dengan ambang setinggi 15 sentimeter.
Bodi terrazzo 400 liter kami lebarnya 82 sentimeter dan beratnya 340 kilogram kering. Angka pertama lolos, angka kedua yang jadi masalah: tidak ada cara mengangkat 340 kilogram melewati ambang kayu berumur seratus tahun tanpa merusak salah satu di antaranya. Karena itu untuk alamat seperti ini kami menawarkan empat jalan, dan memilihnya sebelum uang muka, bukan pada hari pengiriman.
Kami punya dua bengkel. Kediri di Kabupaten Tabanan mengerjakan batu dan kayu untuk pasar Bali; Cikarang di Kabupaten Bekasi mengerjakan chiller, panel kelistrikan, pengepakan, dan semua pengiriman Jawa. Untuk Jawa Tengah semuanya berangkat dari Cikarang lewat tol Trans Jawa, sekitar 400 kilometer ke Semarang. Truk berangkat malam supaya bongkar muat jatuh pagi hari, saat gang kampung masih sepi dan tetangga belum memarkir mobil.
Dua kota terakhir lebih lama bukan karena jaraknya, melainkan karena kendaraannya berganti. Tronton tidak bisa masuk jalan menanjak ke Magelang dan Salatiga dengan muatan penuh, jadi bodi dipindah ke truk engkel di gudang transit Semarang. Setiap pemindahan adalah satu kesempatan bodi tergores, karena itu kami mengemas ulang dengan busa dan bingkai kayu di titik itu dan memotretnya sebelum serta sesudah. Rincian tanggung jawab di tiap ruas ada di halaman pengiriman, dan urutan kerja di lokasi ada di jasa instalasi.
Sambungan rumah tangga yang umum di Semarang, Solo, dan Yogyakarta adalah 1.300-3.500 VA; di Magelang dan Salatiga 1.300-2.200 VA. Chiller 1,5 PK menarik 1.400 watt saat kompresor bekerja penuh. Di rumah 1.300 VA angka itu sendirian sudah memakan seluruh jatah daya, dan begitu pompa sumur ikut menyala, MCB turun. Ini penyebab kegagalan paling sering di wilayah ini, bukan suhu udara.
Foto meteran PLN Anda. Kalau tertulis 1.300 VA dan Anda menginginkan bak 400 liter, naik daya ke 2.200 VA harus dikerjakan lebih dulu — biayanya di bawah Rp 2 juta dan prosesnya sekitar satu minggu. Alternatifnya nyata: bak 250 liter dengan chiller 1 PK menarik 950 watt dan masih masuk di 1.300 VA, dan di Salatiga volume yang sama cukup dengan 0,75 PK yang hanya menarik 700 watt.
Salatiga menang di semua kolom biaya: beban 432 watt, pengisian pertama 4,9 jam, listrik Rp 177 ribu sebulan. Semarang paling berat di kolom yang sama dengan 516 watt, 7,8 jam, dan Rp 214 ribu. Selisihnya Rp 37 ribu sebulan — nyata, tapi kecil dibanding satu keputusan lain yang jarang dipikirkan orang: memakai tutup insulasi atau tidak. Tanpa tutup, bak Semarang yang sama naik ke 710 watt dan Rp 283 ribu sebulan, dan ukuran chiller-nya melompat ke 2 PK. Itu Rp 8 juta pada harga unit, hanya karena sepotong tutup.
Rentang harga setiap bahan bodi dan setiap ukuran chiller ada di halaman harga, dan angka untuk volume serta kota Anda sendiri bisa dihitung di kalkulator chiller. Bahan bodi yang paling sering dipilih di wilayah ini ada tiga: ice bath kayu jati untuk rumah Jawa, ice bath terrazzo untuk halaman terbuka, dan cold plunge beton tanam untuk lahan luas. Kalau alamat Anda di luar lima kota di tabel — Kudus, Pekalongan, Purwokerto, Klaten, Wonosobo, Temanggung — kami tetap melayani. Hitungan yang dipakai adalah hitungan kota terdekat dengan ketinggian serupa, dan suhu air kami ukur ulang dengan termometer sendiri saat survei, bukan diambil dari tabel ini.
Dua puluh hari kerja untuk Semarang, Solo, dan Yogyakarta; 22 hari untuk Magelang dan Salatiga. Hitungan itu dari uang muka sampai uji dingin selesai di lokasi Anda, bukan hanya waktu produksi. Dua hari tambahan untuk Magelang dan Salatiga adalah waktu pindah muatan di gudang transit Semarang.
Karena beban panas sebuah bak tidak berubah sedramatis yang dikira orang. Antara Semarang dan Salatiga selisih bebannya 84 watt atau sekitar 16 persen, dan itu belum cukup untuk melompati batas ukuran unit pada volume 400 liter. Yang berubah nyata adalah lama pengisian pertama dan tagihan bulanan. Pada 600 liter barulah ukurannya benar-benar berpisah: 3 PK di Semarang, 1,5 PK di Salatiga.
Bodi terrazzo utuh tidak bisa lewat pintu 90 sentimeter karena beratnya 340 kilogram. Untuk halaman dalam kami memakai bodi kayu jati bersegmen, stainless 316 modular, atau mengecor terrazzo langsung di tempat. Pilihan ketiga menambah tiga minggu tapi hasilnya persis sama dengan bak bengkel, termasuk gosok basah tiga tahap.
Bak 250 liter dengan chiller 1 PK yang menarik 950 watt, asalkan pompa air tidak menyala bersamaan. Untuk 400 liter ke atas, naik daya ke 2.200 VA dulu. Kami menolak memasang chiller 1,5 PK di sambungan 1.300 VA walaupun diminta, karena tegangan yang turun di bawah 180 volt merusak kompresor dan kerusakan itu tidak ditanggung garansi.
Ya, dengan rute yang sama lewat Semarang atau Solo. Klaten kami tempuh dari jalur Solo-Yogyakarta, Kudus dari Semarang, Purwokerto lewat jalur selatan dengan tambahan sekitar tiga jam. Waktu kerjanya 22-24 hari. Suhu air masuk kami ukur saat survei karena Wonosobo di 770 meter berbeda jauh dari Kudus di 25 meter.
Salatiga, Rp 177 ribu sebulan untuk bak 400 liter tertutup yang dipakai satu jam sehari pada tarif rumah tangga. Yang paling mahal Semarang dengan Rp 214 ribu. Angka itu sudah termasuk pompa sirkulasi 85 watt yang menyala terus, dan tidak termasuk penggantian kartrid filter sekitar Rp 110 ribu sebulan.
Mulai dari survei
Untuk alamat di Jawa Tengah, dua foto sudah cukup untuk kami balas dengan angka: foto meteran PLN dan foto pintu yang harus dilewati bak, dengan meteran ditempel di ambangnya.
Isi singkat, kami balas dengan ukuran, chiller yang cocok, dan harga lengkap.