Riau · air gambut
Air keran Pekanbaru berwarna kuning teh dan berkeasaman pH 4-5 karena lahan gambut Riau. Air itu tidak mengganggu pendinginan sama sekali, tapi dalam dua belas bulan ia memakan nat, seal karet, dan pelat tembaga di penukar panas.
3 tahun, 100+ bak terpasang — untuk Pekanbaru kami hitung chiller, listrik dan jadwal kirim sebelum memberi harga.
Tulis ke WhatsApp — kami tunjukkan proyek yang sudah terpasang dan kualitas pengerjaannya. Untuk hitungan proyek di kota Anda, tekan tombol kedua; manajer kami segera membalas.

Kami pernah membongkar bak buatan orang lain di kawasan Marpoyan yang baru berumur sebelas bulan. Bodinya beton, dan nat di sambungan saluran limpah sudah bisa dikorek dengan kuku. Pemiliknya mengira semennya jelek. Semennya tidak jelek: airnya ber-pH 4,3, dan asam itu melarutkan kalsium di adukan sedikit demi sedikit setiap hari selama sebelas bulan. Sejak itu, penawaran kami untuk Pekanbaru selalu dimulai dari tabung netralisasi, bukan dari pilihan warna.
Bak 400 liter bertutup di Pekanbaru menyerap 529 watt panas terus-menerus, angka yang persis sama dengan Batam karena suhu air masuk keduanya 29-31 derajat. Unit yang kami pasang juga sama: chiller 2 HP, karena lini kami hanya punya 1 dan 2 HP dan bak 400 liter sudah melewati batas 260 liter milik unit 1 HP. Bedanya ada di udara: siang Pekanbaru mencapai 35 derajat tanpa angin laut, dan kondensor yang berdiri di udara sepanas itu kehilangan lebih banyak kapasitas.
Angkanya bisa dihitung. Unit 2 HP bernominal 5,6 kW memberi 2,65 kW nyata di udara Batam yang 33 derajat, dan hanya 2,55 kW di udara Pekanbaru yang 35 derajat — turun sekitar sepersepuluh. Akibatnya bukan ukuran unit yang berubah, melainkan waktu: pengisian pertama dari 30 ke 5 derajat butuh 5,8 jam di sini, melawan 5,5 jam di kota tetangga. Biaya listrik hariannya tetap 5,1 kWh atau sekitar Rp 220 ribu sebulan, karena yang menentukan konsumsi adalah beban panas, bukan ukuran unit. Yang benar-benar bisa Anda perbaiki di Pekanbaru adalah tempat berdirinya kondensor, dan itu kami bahas di bawah.
Warna kuning teh pada air Pekanbaru berasal dari asam humat dan asam fulvat yang larut dari lahan gambut Riau. Air itu jernih, tidak berbau, dan aman disentuh. Yang tidak aman adalah benda-benda yang direndamnya terus-menerus.
Urutan yang sama kami lihat di Jambi, yang sebagian wilayahnya juga bergambut, tapi di sana masalah utamanya kekeruhan sungai dan bukan keasaman. Di Padang airnya bersih dan masalahnya berpindah ke hujan dan guncangan gempa. Tiga kota bertetangga, tiga rantai perlakuan air yang berbeda. Kalau Anda membandingkan penawaran dari Pekanbaru, Jambi, dan Padang, bandingkan juga baris filternya, karena isinya memang tidak sama.
Rantai lengkap ini berada di kisaran Rp 6-9,5 juta di luar harga bodi bak, dan kami tulis sebagai baris tersendiri di penawaran. Untuk rumah yang memakai air PDAM Pekanbaru yang sudah diolah, sering kali cukup langkah satu, empat, dan lima saja. Pilihan unit pendingin dan cara kerjanya ada di halaman chiller, sedangkan jadwal penggantian media ada di halaman perawatan.
Pekanbaru adalah kota dengan udara siang terpanas di wilayah ini, dan itu membuat posisi unit kondensor lebih menentukan daripada di kota lain. Unit yang berdiri di bawah matahari langsung bekerja pada suhu kondensasi jauh lebih tinggi daripada unit yang sama di tempat teduh, dan selisih kapasitasnya nyata.
Jarak bebas minimal 60 sentimeter di tiga sisi kipas, atap peneduh tanpa dinding di atasnya, dan arah buangan udara panas yang tidak menghadap tembok dalam radius satu meter. Kalau ketiganya tidak terpenuhi, unit menghisap udara panasnya sendiri dan kapasitasnya bisa turun sampai 30 persen. Ini pekerjaan sepuluh menit saat survei yang menyelamatkan dua derajat air selamanya.
Bisa dipakai, tapi tidak untuk jangka panjang. Air pH 4-5 tidak mengganggu pendinginan dan tidak berbahaya untuk kulit pemakai, namun dalam setahun ia melarutkan nat, mengeraskan seal karet, dan mengikis pelat tembaga. Satu tabung media kalsit menghentikan seluruh rangkaian itu.
Rantai lengkap dengan prefilter, tabung kalsit, dan karbon aktif berada di Rp 6-9,5 juta di luar harga bodi bak. Isi ulang media kalsit sekitar Rp 900 ribu setiap 12-18 bulan. Untuk rumah berair PDAM olahan, sering cukup prefilter dan kartrid bawaan saja.
Tidak. Ketujuh kota di wilayah ini memakai chiller 2 HP yang sama untuk bak 400 liter, karena lini kami hanya 1 dan 2 HP dan ukuran ditentukan volume bak, bukan cuaca. Yang diubah udara 35 derajat adalah keluaran nyata unit itu, dari 2,65 ke 2,55 kW, sehingga pengisian pertama butuh 5,8 jam dan bukan 5,5 jam. Tagihan listriknya tetap sekitar Rp 220 ribu sebulan.
Tanpa karbon aktif, ya, terutama pada bodi terrazzo warna terang. Dengan tabung karbon 20 kg di jalur masuk, warnanya hilang dan airnya bening. Untuk klien yang tetap ingin jaminan tampilan, kami sarankan bodi warna gelap sekaligus, bukan hanya mengandalkan filter.
24 hari kerja dari uang muka. Empat belas hari produksi di Cikarang, 4-5 hari perjalanan tronton lintas timur Sumatera, sisanya pemasangan, penyetelan rantai filter, dan uji dingin. Pelunasan 20 persen baru jatuh tempo setelah uji dingin selesai di lokasi Anda.
Kota terdekat

Zona gempa dan hujan 4.000 mm: rangka diangkur ke dasar, atap servis di atas kondensor, chiller 2 HP.
Lihat →
Kekeruhan musiman Batanghari: tangki endap dan prefilter 50 mikron dulu, baru chiller 2 HP dan kartrid halus.
Lihat →
Zona bebas dekat Singapura: air 29-31 derajat, chiller 2 HP, dan perbandingan jujur dengan merek impor seberang selat.
Lihat →Survei gratis
Warna air dalam gelas dan satu angka pH dari kertas lakmus sudah cukup untuk kami menentukan isi tabung filternya.
Kirim ukuran tempat atau beberapa foto - kami balas dengan beban panas, chiller yang cocok, dan harga lengkap.
Kirim ukuran lewat WhatsAppLebih suka formulir tertulis? Ada di halaman kontak.