48 kg, muat lift penumpang
Bodi 400 liter ini beratnya 48 kilogram kosong. Itu angka yang menentukan: bak bisa naik lift penumpang, lewat pintu 80 sentimeter, dan berdiri di balkon apartemen yang batas bebannya 250 kilogram per meter persegi.

Lembar akrilik cor setebal 8 milimeter dipanaskan sampai 165 derajat di oven datar, lalu ditarik vakum ke cetakan kayu padat yang dipahat mesin CNC. Satu tarikan menghasilkan seluruh bentuk dalam bak termasuk dudukan, sandaran miring 12 derajat, dan cekungan pijakan kaki — tanpa satu pun sambungan di sisi basah. Akrilik menipis saat ditarik, dari 8 milimeter di bidang datar ke sekitar 5 di sudut terdalam, dan itulah sebabnya punggungnya wajib diperkuat.
Penguatnya lima lapis anyaman fiberglass dengan resin isoftalik, total 6 milimeter, ditambah tiga rusuk kayu lapis laut di sisi bawah. Resin isoftalik kami pakai meskipun harganya 40 persen di atas resin ortoftalik biasa, karena yang murah menyerap air lewat pori mikro dan dalam tiga tahun muncul lepuh sebesar koin di antara akrilik dan fiberglass.
| Bahan bodi 400 liter | Berat kosong | Berat terisi | Beban per m² alas |
|---|---|---|---|
| Akrilik | 48 kg | 462 kg | ±340 kg/m² |
| Stainless 316 | 96 kg | 526 kg | ±390 kg/m² |
| Kayu jati + liner | 165 kg | 590 kg | ±410 kg/m² |
| Terrazzo | 210 kg | 640 kg | ±465 kg/m² |
Batas beban hidup balkon apartemen di Indonesia umumnya dirancang 250 kilogram per meter persegi, dan tidak ada satu pun bak es 400 liter yang berada di bawah angka itu. Yang menyelamatkan adalah cara membaginya: kami memasang rangka penyebar beban dari hollow aluminium yang memindahkan bobot ke dua sisi terdekat pelat, bukan ke tengah bentang. Untuk apartemen, kami selalu minta gambar struktur dari pengelola gedung sebelum menerima pesanan — dan sudah beberapa kali menolak lokasi karena gambarnya tidak keluar.
Akrilik cor tidak sekeras batu dan kami tidak berpura-pura sebaliknya. Goresan dari resleting celana renang atau cincin memang terjadi, bedanya goresan pada akrilik bisa dipoles hilang dalam setengah jam dengan compound halus — kami tinggalkan satu set poles bersama baknya.
Bak 400 liter di balkon Jakarta yang ternaungi butuh 1,5 PK, dan unit itu menarik sekitar 1.400 watt serta membuang udara panas sekitar 4,5 kilowatt. Kalau kondensornya berdiri di balkon tertutup kaca, udara panasnya berputar kembali dan kapasitas turun sampai 30 persen — bak Anda berhenti di 9 derajat dan chiller bekerja tanpa henti. Solusinya bisa sederhana: hadapkan hembusan ke luar dengan jarak minimal 60 sentimeter ke pagar, atau pindahkan unit ke balkon servis dan tarik selang berinsulasi. Kami ukur ini saat survei, dan kalkulator chiller punya pilihan khusus untuk ruang tertutup.
Jangan pilih akrilik untuk bak di halaman terbuka tanpa naungan, untuk gym dengan puluhan pemakai sehari, atau untuk klinik yang memakai desinfektan kuat setiap hari. Ultraviolet, sikat kasar, dan bahan kimia berulang memperpendek umurnya dari delapan tahun menjadi tiga. Untuk pemakaian seperti itu, ice bath stainless 316 atau terrazzo jauh lebih ekonomis dalam sepuluh tahun meskipun harga awalnya dua kali lipat.
Bodi akrilik 250-500 liter berada di Rp 12 juta - Rp 18 juta termasuk insulasi, selubung ACP, tutup, pompa, dan kartrid. Pengiriman ke apartemen kami hitung terpisah kalau gedung mewajibkan pemakaian lift barang pada jam tertentu atau butuh izin kerja — biasanya Rp 900 ribu sampai Rp 2,4 juta termasuk pelindung lift dan koridor. Daftar harga lengkap ada di halaman harga, dan untuk kota Anda cek waktu kirimnya di peta lokasi.
Sudah beberapa kali kami menolak pesanan karena gambar strukturnya tidak pernah keluar dari pengelola gedung. Itu keputusan yang tidak menyenangkan bagi kedua pihak, tapi bak 462 kilogram di atas pelat yang tidak diketahui kemampuannya bukan risiko yang boleh ditanggung siapa pun berdasarkan perkiraan.
Pertanyaan kedua yang selalu muncul di apartemen adalah ke mana 400 liter air dibuang saat penggantian. Saluran lantai balkon umumnya berdiameter 50 milimeter dan sanggup menerima sekitar 40 liter per menit, jadi pengurasan penuh memakan sepuluh menit dan sebaiknya tidak dilakukan bersamaan dengan hujan deras. Kami memasang kran buang 1 inci dengan selang yang bisa diarahkan, bukan membiarkan air tumpah ke lantai.
Kuat. Yang menahan beban bukan akriliknya melainkan punggung fiberglass dan rusuk di bawahnya; akrilik hanya permukaan yang bersentuhan dengan air. Kami menguji setiap bodi dengan beban statis 180 kilogram di titik dudukan selama satu jam sebelum dikirim.
Goresan sampai kedalaman sekitar 0,3 milimeter bisa diampelas basah 1.500 grit lalu dipoles hilang. Yang lebih dalam dari itu perlu pengisian resin akrilik dan biasanya masih terlihat samar. Retak tembus tidak bisa ditambal secara meyakinkan dan kami mengganti bodinya.
Bisa: putih, abu muda, dan hitam doff. Hitam membuat air tampak lebih pekat tapi menunjukkan bercak kapur lebih jelas, jadi untuk air ledeng keras kami sarankan abu muda.
Enam sampai delapan tahun sebelum permukaannya mulai kusam dan perlu dipoles menyeluruh. Bodi dan insulasinya sendiri biasanya masih utuh setelah itu; yang menua adalah tampilannya.
Ini justru kelebihannya. Bodi 48 kilogram diangkat dua orang, selang chiller dilepas dengan kopling cepat, dan pemasangan ulang di tempat baru sekitar tiga jam. Kami menghitung biaya pindah sekitar Rp 1,8 juta di dalam kota yang sama.
Produk lain

Bak lipat berinsulasi tiga lapis, siap pakai 12 menit, terlipat jadi 14 kg — untuk menguji kebiasaan dulu.
Lihat →
Bodi stainless 316 dilas argon, dipasivasi, dan dipoles sikat — pilihan untuk klinik, gym, dan rumah pesisir.
Lihat →
Bodi terrazzo dicor sekali jadi di Tabanan, digosok tiga tahap, insulasi 40 mm, umur pakai di atas 20 tahun.
Lihat →Pesan Ice Bath Akrilik
Isi singkat, kami balas dengan ukuran, chiller yang cocok, dan harga lengkap.