Lombok · surf camp
Empat belas peselancar per hari, dua sesi, dan air sumur payau. Bak dua dudukan 600 liter menyeberang dengan feri Padangbai-Lembar dalam dua hari, tapi yang benar-benar menentukan tanggal selesai adalah antrean kenaikan daya PLN.

Surf camp di Kuta Lombok menampung sampai empat belas tamu dan menjalankan dua sesi air dingin sehari, pagi setelah sesi ombak pertama dan sore setelah sesi kedua. Bak tunggal berarti antrean dua belas menit per orang, yang tidak akan pernah berjalan. Karena itu bentuknya dua dudukan berhadapan dengan volume 600 liter, seperti dijelaskan di ice bath duo.
Target suhu disepakati 6 derajat, bukan 3. Tamunya bukan atlet terlatih dan sebagian baru pertama kali mencoba, jadi suhu yang sedikit lebih ramah membuat sesi kelompok berjalan tanpa ada yang mundur di menit pertama.
Camp itu tersambung pada 2.200 VA, cukup untuk penerangan, pompa, dan kulkas, tapi tidak untuk chiller 2 PK yang menarik 1.850 watt sendirian. Kendala kedua adalah airnya: sumur dangkal dengan TDS terukur 780 ppm, payau ringan, khas pesisir selatan Lombok. Dengan air seperti itu, penukar panas tembaga akan bocor dalam dua sampai tiga tahun dan sambungan stainless 304 mulai berbintik jauh lebih cepat.
Kendala ketiga adalah pengangkutan. Bodi jati berangkat dari bengkel Tabanan, naik feri Padangbai-Lembar, lalu turun ke selatan dengan truk — dua hari di jalan. Petinya berukuran 1,95 x 1,25 meter dengan berat total 260 kilogram, dan jalan masuk camp hanya bisa dilalui pickup, bukan truk engkel. Rincian rute ke Lombok ada di pengiriman antar pulau.
Bak 600 liter dengan target 6 derajat memberi beban tahan 652 watt dan membutuhkan 2 PK. Satu ukuran di bawahnya tidak cukup, dan kami tidak memasang chiller yang kekecilan sekalipun itu memecahkan masalah listrik dengan mudah. Hitungannya bisa diperiksa di kalkulator chiller.
Untuk airnya, penukar panas titanium menjadi standar, seluruh sambungan dan baut stainless 316, dan prefilter 50 mikron dipasang di jalur isi karena pasir pantai terbawa masuk bersama tubuh peselancar. Pada musim ramai kartrid diganti setiap sepuluh hari, bukan setiap delapan minggu.
Kenaikan daya dari 2.200 ke 5.500 VA kami ajukan pada hari ketiga setelah uang muka, dengan asumsi selesai dalam sepekan. Prosesnya memakan sebelas hari karena penggantian kWh meter di wilayah itu dijadwalkan mingguan. Bak sudah berdiri di lokasi pada hari ke-20, teknisi sudah datang, dan pekerjaan berhenti menunggu meteran. Biaya penyambungannya sendiri Rp 4,9 juta, tanggungan pemilik.
Yang kami pelajari dari situ sekarang jadi prosedur: untuk setiap lokasi di luar Jawa dan Bali dengan daya di bawah 3.500 VA, pengajuan kenaikan daya kami minta diurus sebelum uang muka, bukan setelahnya. Teknisi kami memakai jeda itu untuk memasang pemipaan, dek, dan panel, jadi ketika meteran akhirnya terpasang, pengisian dan uji dingin selesai dalam satu hari.
| Yang dihitung | Nilai |
|---|---|
| Volume | 600 liter, dua dudukan berhadapan |
| Beban panas tertutup | 652 W |
| Chiller | 2 PK, daya nyata 2,73 kW pada 6 °C |
| Waktu turun dari 29 °C | 7,7 jam |
| Listrik | 6,4 kWh/hari, ±Rp 275 ribu/bulan |
| Daya PLN | naik dari 2.200 ke 5.500 VA, Rp 4,9 juta |
| Ganti kartrid musim ramai | tiap 10 hari |
| Total waktu pengerjaan | 31 hari, 11 di antaranya menunggu meteran |
Camp itu menjalankan dua sesi sehari sejak Juni 2026. Rentang harga untuk bak dua dudukan ada di halaman harga.
Proyek serupa
Isi singkat, kami balas dengan ukuran, chiller yang cocok, dan harga lengkap.